Profil Guru

UJANG RISMAN, S.H.

(30/10/2019) Ujang Risman adalah seorang guru sejarah di SMAS Setia Budi Sungailiat. Guru yang sering disapa Pak Ujang ini lahir pada tanggal 15 Januari 1960 di Pagar Alam, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Beliau telah memiliki seorang istri bernama Risniati, S.H. dan dua orang anak yaitu Kartika Sari, S.H. dan Rizky Ananda, S. Pd.. Beliau tinggal di Jl. Jendral Sudirman 99 Semeru No. 33. Pak Ujang menempuh pendidikan SD dan SMP di sekolah Budi Mulia Pangkalpinang (sekolah favorit) tetapi pada saat kelas 3 SMP beliau pindah sekolah ke SMP Maria Goretti, kemudian menempuh pendidikan SMA di SMAS Setia Budi. "Pada saat itu, Setia Budi masih sangat sederhana tetapi banyak diminati siswa-siswa tamatan SMP bahkan dari tahun ke tahun peminatnya semakin meningkat hingga pada tahun pelajaran 2019-2020 Setia Budi menambah jurusan yaitu Ilmu Bahasa Budaya (IBB)", ucap Pak Ujang. Pak Ujang merupakan angkatan pertama di SMAS Setia Budi (tahun 1976) bersama dengan Prof. Bambang Purwanto, Turisno Pangestu (Ajong), Bun Suisiak, Dr. Hartini, dan Alm. Ambran Rasit. Motivasi yang dimiliki Pak Ujang selama menempuh pendidikan dari SD hingga SMA adalah harus mendapat sekolah terbaik dan beliau berhasil melakukan itu. Beliau juga tidak menonjol pada prestasi. Menurutnya, prestasi paling tinggi adalah sebagai pengurus kelas. Suka dan duka beliau pada saat masih bersekolah adalah sering berjalan kaki atau berbonceng sepeda dengan teman dan beliau merupakan sosok yang tidak membeda-bedakan teman karena bagi beliau orang tionghoa dan melayu itu berteman dekat (Fangin Thongin Jitjong). Pada tahun 1979, beliau meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Motivasi beliau untuk masuk perguruan tinggi adalah untuk memberi contoh kepada adik-adiknya sebagai anak yang tertua agar bisa ke perguruan tinggi. Namun karena kondisi kedua orangtua, beliau mengikuti perguruan tinggi di Universitas Sriwijaya cabang Pangkalpinang dan mengambil jurusan hukum. Dari 100 orang yang mengikuti tes hanya 13 orang saja yang terpilih dijurusan tersebut dan salah satunya adalah Pak Ujang. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Universitas Sriwijaya Palembang, Bukit Besar. Pak Ujang mulai mengajar di Setia Budi pada tahun 1989. Pada awalnya beliau bertemu dengan kepala sekolah Setia Budi yang lama yaitu Drs. Soetikno lalu ditawarkan untuk bekerja sebagai guru. Walaupun beliau merupakan sarjana hukum, setelah mengikuti pendidikan di Universitas Terbuka beliau mendapatkan sertifikat AKTA IV untuk menjadi seorang guru. Hingga akhirnya pada tahun 2008-2016, beliau terpilih sebagai kepala sekolah SMP Swasta Setia Budi dan pada tahun 2016-2018 terpilih sebagai kepala sekolah SMAS Setia Budi. Beliau menjadi kepala sekolah SMAS setia Budi karena amanah atau perintah dari yayasan untuk melanjutkan tongkat estafet ganti Pak Imam. Selama beliau menjadi kepala sekolah tidak ada masalah yang terjadi justru yang terjadi meningkatnya penambahan jumlah siswa di SMAS Setia Budi. Berkat beliau SMAS Setia Budi menerima penghargaan Sekolah Kewiraswastaan/Kewirausahaan dari direktorat SMA Jakarta. Dan kini beliau tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah tetapi sebagai guru sejarah. Harapan beliau untuk SMAS Setia Budi adalah agar setiap step holder atau pemangku kepentingan bersama-sama membangun keberadaan sekolah ini melalui kepedulian.

 

Tags: 
Guru Pendidikan Sejarah

Informasi Terkait

Profil | Tersedia Setiap Saat
Updated: 19/09/2019 | [totalcount]
Profil | Tersedia Setiap Saat
Updated: 07/06/2015 | [totalcount]
Berita | Tersedia Setiap Saat
Updated: 05/09/2015 | [totalcount]
Pengumuman | Tersedia Setiap Saat
Updated: 30/09/2019 | [totalcount]
PPID | Tersedia Setiap Saat
Updated: 01/04/2015 | [totalcount]