Apa itu Bullying dan Dampaknya

 Kata Bullying sepertinya sudah tidak asing lagi bagi kita. Bullying adalah suatu tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang dengan cara kekerasan fisik maupun melalui ucapan yang merusak mental seseorang.Bullying juga bisa artikan sebagai tindakan intimidasi terhadap seseorang yang lebih lemah dari sang pelaku.Bullying ini biasanya disebabkan adanya perbedaan ras,suku,agama,status seseorang maupun penampilan fisik seseorang. 

Bullying terbagi menjadi dua macam yaitu bullying yang menggunakan kekerasan fisik dan verbal atau melalui ucapan seperti mengolok-olok,menghina,mencemooh dan lain-lain.Dari kedua macam bullying tersebut, yang menggunakan kekerasan fisik lebih besar dampaknya untuk kesehatan mental daripada sekedar ucapan.Bukan hanya sekedar merusak kesehatan mental,pelaku bisa saja mengubah penampilan fisik dari korbannya akibat aksi bullynya.Korban bisa saja memiliki niat untuk mengakhiri hidupnya karena depresi dan takut dibully lagi.

Orang yang melakukan bullying ini biasanya adalah orang yang merasa dirinya hebat atau iri kepada korbannya. Dia merasa dialah yang paling berhak atas segalanya. Orang yang dibully dengan cara diolok-olok ataupun di hina memang tidak separah dengan yang dibully menggunakan kekerasan, tetapi jika diteruskan tentu saja itu akan merusak mental seseorang dan menimbulkan depresi pada korban.

Telah banyak kasus bullying yang terjadi di Indonesia,pelakunya bukan hanya orang dewasa namun sekarang bahkan anak dibawah umur juga sudah terjerumus kedalam kasus bullying ini. Pada umumnya kasus bullying yang terjadi pada anak dibawah umur disebabkan karena adanya salah pergaulan dalam berteman. Bullying tidak hanya berlaku kepada sesama murid saja, banyak siswa sekarang yang melakukan perilaku menyimpang bahkan kepada gurunya sendiri.Ini bisa terjadi mungkin karena murid tersebut tidak menyukai cara mengajar guru tersebut atau adanya kesalahpahaman antara murid dengan guru tersebut.

Peran orangtua dalam kasus ini sangatlah penting demi kesehatan mental anaknya.Jika terjadi kasus bullying,maka orang tua harus bertindak semestinya untuk kesehatan mental anaknya.Jika depresi yang di derita anaknya sudah parah orang tua harus mencari alternatif lain seperti berobat kepada seorang psikolog ataupun pengobatan mental lainnyna. Apa yang menyebabkan seseorang bisa melakukan bullying ini? 

1)Dari segi Fisik 

​   Orang yang memiliki fisik yang kurang sempurna atau berbeda dengan anak lainnya biasanya mudah diintimidasi oleh seseorang. Seperti seseorang yang berbadan gendut,memakai kacamata,warna kulit yang berbeda dengan yang lain dan orang yang tidak percaya diri mudah dijadikan bahan bullying oleh seseorang yang tidak bermoral. ​

2)Tidak percaya diri atau terlihat lemah 

    Orang-orang yang seperti ini sangat mudah diserang oleh pelaku bullying karena mengingat orang yang dibullynya tidak akan melawan. Dalam hal ini terjadi ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dengan korban. Tentunya Pelaku merasa menjadi pihak yang paling kuat dan dapat menintimidasi korban yang lemah. 

3)Ras

   Adanya perbedaan ras menjadi permasalahan umum yang terjadi belakangan ini. Hal ini nampak dengan tidak adanya toleransi antar sesama. Kejadian ini juga umum terjadi pada seorang anak yang memasuki lingkungan baru. 

4)Seseorang yang tidak mudah bergaul

    Orang yang tidak mudah bergaul hampir sama kasusnya dengan orang yang terlihat lemah. Orang yang seperti ini harus mendapat pengawasan lebih dari orang tua.Mereka dianggap lemah dan takut untuk berkomunikasi dengan orang lain.Maka dari itu ini menjadi peluang untuk para pelaku bullying karena tahu korban yang dibullynya tidak akan mengadu atau melapor. 

  Cara Mengatasi Bullying:

   1)Biasakan bercerita kepada orang yang dipercaya atas apa yang telah terjadi.Hindari menghindari diri dari orang lain. 

   2)Carilah kesibukan diri agar tidak terlalu memikirkan masalah yang dialami. 

   3)Jangan melawan saat ditindas dan menjauhlah saat pelaku ingin membully. 

   4)Jangan menunjukan diri terlihat lemah. Tunjukan keberanian dan percaya diri dimanapun kamu berada

   5)Pada saat terjadi aksi bullying bantulah teman yang dibully.Jangan hanya diam saja tetapi bantulah teman yang dibully dan beri dukungan agar korban bersemangat

 

 

 

 

   

    

 

 

Penulis: 
Laura | Ilustrasi
Tags: 
kesehatan mental